Postingan

Cara Unik Masjid Syuhada Mensyiarkan Sunnah Aqiqah

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Pada dasarnya, hukum aqiqah bagi umat muslim adalah sunnah muakkad. Kesunnahan meneladani apa yang dilakukan Nabi Muhammad, penghulu umat Islam saat ada anak yang dilahirkan. Syariat sunnah Nabi satu ini, merupakan tanggung jawab orang tua, sedangkan jika sang anak hingga akil baligh belum sempat dilaksanakan aqiqah, maka hukum kesunahannya gugur bagi orang tuanya. Tanggung jawab aqiqah orang tua menjadi terputus karena kemandirian si anak. Sementara agama memberikan pilihan kepada seseorang yang sudah baligh untuk mengaqiqahkan dirinya sendiri atau tidak. Tetapi baiknya, ia mengaqiqahkan dirinya sendiri untuk menyusul sunnah aqiqah yang luput di waktu kecilnya. Sebagai daerah yang mayoritas warganya beragama muslim, di Desa Ngunut Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo ada satu masjid yang membuat Program Titip Aqiqah. Program yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahun ini, cukup efektif mendorong semangat umat Islam disekitar masjid untuk melakukan aqiqah....

KAITAN MAKAM KAUMAN NGUNUT DAN PALANG NGUNUT

Gambar
  KIM Batoro Katong, Ponorogo - Sebelum membahas Makam Kauman, ada bahasan yang cukup menarik untuk dijadikan pendahuluan. Yakni pemakaian istilah Kauman. Kawasan yang disebut dengan istilah Kauman ini, terindikasi kuat terkait dengan kesamaan pola ruang kota kerajaan Jawa Islam di mana alun-alun dijadikan sebagai inti. Karena belum menemukan literatur booster, penulis menduga bahwa Kawasan Kauman yang ditemukan oleh kaum agamawan/kaum santri ini adalah bagian dari Kadipaten Polorejo. Ya, seorang kadipaten yang semasa dengan momen saat Susuhunan Pakubuwana II menyingkir ke Ponorogo. Di timur wilayah yang Mulus Kauman ini sempat terdapat 1 pasar kecil yang indah "Pasar Ngarung". Besar kemungkinan Pasar Ngarung ini adalah sisa-sisa dari peradaban Kadipaten Polorejo, yang dulunya berupa alun-alun. Meski masih berupa praduga, setidaknya bisa dipastikan bahwa kawasan Kauman ini dapat menjadi salah satu bukti kuat akan adanya Kadipaten Polorejo. Kelanjutan bahasa yang diperluas in...

Semarak Pasar Ramadhan Desa Ngunut

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - mpai hari ini, Sabtu (24/04) terhitung sudah sepekan Pasar Ramadhan digelar di halaman Kompleks Pertokoan Bumdes Desa Ngunut. Kian hari, pengunjung Pasar Ramadhan terlihat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Selain berlokasi di tempat yang cukup strategis, juga didukung oleh kreatifitas warga Karang Taruna Abdi Karya Desa Ngunut dalam mengemas beragam acara sehingga menambah kemeriahan dan semarak suasana Pasar Ramadhan. Setelah penampilan live musik akustik dan grup hadroh-banjari  di pekan ini, rencananya tim dari Karang Taruna Abdi Karya juga akan menggelar beberapa even lanjutan. Sesuai jadwal yang terpampang di lokasi, hari ini ada acara Ngabuburit Bareng dengan mendatangkan Ahmad Zetyos untuk menambah kemeriahan Pasar Ramadhan. Animo masyarakat cukup besar, terbukti dengan membludaknya pengunjung Pasar Ramadhan sore hari ini. Selain itu, ada lomba swafoto ( selfie ), lomba anak islami tingkat TK/Sederajat juga tingkat SD/Sederajat, dan ...

PASAR RAMADHAN DAN KERINDUAN SUASANA RAMADHAN

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Rintik hujan menyertai giat Pasar Ramadhan perdana yang diadakan oleh Pemerintah Desa Ngunut bersama Tim Penggerak PKK dan Karang Taruna Abdi Karya pada tanggal 18 April 2021. Acara yang diselenggarakan mulai tanggal 18 April hingga 8 Mei 2021 ini mengambil tema Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat Desa Yang Mandiri, Hebat & Bermartabat.  Pembukaan Pasar Ramadhan Desa Ngunut sore ini mendapat kunjungan dari Bapak Suseno, Camat Babadan. Beliau memberikan pengarahan dan saran untuk menambah daya tarik Pasar Ramadhan. "Acara ini dapat memicu kreatifitas warga desa. Dengan tuntutan menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan dan himbauan dari Pemerintah Kabupaten Ponorogo maka warga desa akan berpikir lebih masak. Berusaha mengemas sedemikian rupa agar terlihat berbeda dengan desa lain", tutur beliau saat mengunjungi lapak Pasar Ramadhan Desa Ngunut.  Foto Bersama Bapak Suseno (Camat Babadan) Selain Pasar Ramadhan yang dikoordinir oleh ibu-ibu PKK, acara in...

KARANG TARUNA ABDI KARYA DAN RESILIENSI SOSIAL

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Pergerakan karang taruna pada dasarnya terus berfokus di bidang kesejahteraan sosial masyarakat. Dalam praktiknya, berbagai program kerja juga harus diselaraskan dengan kondisi dan dinamika yang berkembang. Kondisi pandemi covid-19 yang cukup memukul ekonomi masyarakat tanpa terkecuali, mengakibatkan dampak yang begitu kompleks. Di sisi lain, bantuan sosial dari pemerintah yang bersifat membantu tidak mungkin bisa menutup semua kebutuhan primer masyarakat, terutama para pelaku usaha kecil. Saat menghadapi bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri, budget pengeluaran masyarakat pasti akan meningkat. Menyikapi hal ini, Karang Taruna Abdi Karya Desa Ngunut merasa perlu mengadakan sebuah even guna membantu pelaku usaha dan masyarakat kecil agar bisa bertahan di tengah pandemi. Peran kecilpun, sama artinya dengan menyalakan api kecil kebermanfaatan. Semakin banyak nyala api kecil yang dipantik, suatu saat pasti akan menjadi nyala api yang besar dan semakin terasa...

MUSYAWARAH RENCANA PEMBANGUNAN DESA NGUNUT TAHUN 2018

Gambar
Bertempat di gedung Darussalam Balai Desa Ngunut pada hari ini Selasa 7 Nopember 2017 berlangsung rapat yang akan memutuskan rencana pembangunan di desa Ngunut untuk tahun anggaran 2018 mendatang.Hal itu sesuai dengan tahapan pemerintahan desa,meskipun waktu pelaksanaanya sudah mundur. Dihadiri BPD,LPMD,KETUA RT DAN RW,PERANGKAT DESA dan beberapa tokoh masyarakat,acara dibuka oleh bapak Hari Sumarsono selaku kepala desa.Dalam sambutanya beliau mengharapkan peranserta seluruh masyarakat dalam pembangunan desa,terutama gotongroyong yang sudah menjadi tradisi nenek moyang yang masih perlu dilestariakn. Dipandu oleh Bpk.Alwin Febrianto selaku PJ SEKDES Ngunut,penentuan titik yang diusulkan untuk dibangun pada tahun mendatang berdasarkan usulan dari yang hadir dan disesuaikan dengan RPJMDes yang ada disepakati bersama dan dijadikan dokumen rencana pembangunan desa Ngunut untuk tahun 2018.Dengan pertimbangan kebutuhan dan keinginan warga dimasukkan pula pembangunan non fisik atau pemb...

Konferensi NU Ranting Ngunut

Gambar
Minggu tanggal 15 Oktober 2017 M bertepatan dengan 25 Muharram 1439 H,NU ranting Ngunut Babadan Ponorogo menyelenggarakan Konferensi Ranting untuk pemilihan Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziah masa bakti 2017-2022.Bertempat di MI Maarif Al Islamiyah Selorejo Ngunut 3,acara ini berlangsung khidmat dan tertib.Seluruh kursi yang tersedia nyaris terpakai semua,yang artinya antusias dan militansi tinggi ditunjukkan oleh warga NU di lingkungan ranting Ngunut ini demi suksesnya acara konferensi kali ini.Tamu undangan terdiri dari Pengurus PCNU Ponorogo,MWC NU Ponorogo,banom-banom NU di lingkungan ranting Ngunut,juga anak ranting dari 4 dusun yang ada,semua nampak hadir di lokasi acara. Turut hadir dalam acara pagi ini,Kepala Desa Ngunut Bapak Hari Sumarsono beserta jajarannya,Kyai Abdurrahim,Kyai Romdhoni Fahrur dari MWC NU Babadan,dan tokoh-tokoh masyarakat desa Ngunut.Lelah panitia penyelenggara terbayar lunas dengan sukses dan meriahnya acara.Alhamdulillah. Sebagai salah satu badan ...

Bakti Sosial Qurban GP ANSOR NGUNUT Tahun 2017 Di Desa Baosan Kidul Kecamatan Ngrayun.

Gambar
Alhamdulillah,even tahunan Bakti Sosial Qurban GP Ansor Ranting Ngunut telah sukses diselenggarakan pada tanggal 2-3 September 2017 kemarin.Bertempat di salah satu dusun paling selatan di Kabupaten Ponorogo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Pacitan.Yakni, di Lingkungan Sunduk,Dusun Bendo,Desa Baosan Kidul,Kecamatan Ngrayun.Meski dengan waktu persiapan yang sangat singkat,tidak menghalangi antusias dan militansi anggota panitia untuk turut serta bahu membahu mensukseskan agenda acara tahunan ini. Acara bakti sosial ini,pada dasarnya adalah sarana untuk  berbagi kepada saudara muslim yang selama ini belum pernah/jarang sekali melakukan ritual qurban di daerah pinggiran Kabupaten Ponorogo.Diharapkan,esensi makna berqurban dapat sepenuhnya dihayati oleh masyarakat setempat dan lebih bisa membudaya disana.Serta dapat berimbas kepada rombongan dari desa Ngunut untuk lebih mengerti makna bersyukur,berbagi,empati,dan kepedulian sosial terhadap sesama. Seperti tahun-t...

SEJARAH MADRASAH DINIYAH SYUHADA

Gambar
(JANGAN DIBACA!!!!!!!Sampai kapanpun,pelajaran sejarah tidak pernah menarik bagi pembacanya.Yang menarik itu tetaplah berita hoax dengan judul yang bombastis&sensasional.Semoga kita dijauhkan dari kedunguan berpikiran seperti itu…kecuali jika memang dungu adalah sebagai jalan hidup,itu urusan anda…) Seingat saya,dulu biaya untuk mengikuti pelajaran selama satu bulan penuh,Madrasah Diniyah Syuhada (madrasah dimana saya pernah belajar) termasuk yang paling murah.Setidaknya itu menurut pandangan saya pribadi.Soalnya apa,saya yang terlahir dari orangtua berpendapatan rendah,masih sangat mampu membayar SPP tiap bulan disana meski terkadang telat bayar.Qiqiqiqi.Lucunya,tolok ukur penentuan besaran SPP di ukur dari kemampuan orangtua murid yang kurang mampu,selanjutnya dipukul rata biayanya sama untuksemuanya.Entah itu bagi orangtua murid yang mampu atau sangat mampu sekalipun.Pernah suatu kali bapak saya menemui wali kelas saya untuk membayarkan SPP untuk 6 bulan sekaligus.Bayangkan,han...