Postingan

Menampilkan postingan dengan label UMKM

MEMANFAATKAN PELUANG USAHA DI DESA SENDIRI

Gambar
D ari niat dan usaha yang ditekuni patut kita contoh kegigihan salah seorang bapak di Desa Ngunut ini yaitu Bapak Andri Yoan Winata . Berkat niat dan usahanya beliau berhasil memanfaatkan peluang usaha di Desa Ngunut khusunya di Ngunut 4 . Dengan memanfaatkan hasil pertanian di Desa Ngunut beliau berhasil menjalankan usahanya itu yaitu dengan membuat beras yang berkwalitas bagus dengan bermodalkan mesin penggiling dan padi yang dibeli langsung dari petani di Desa Ngunut . Beliau membuat beras beras yang berkwalitas dan dari berbagai jenis . Untuk saat ini ketika saya tanya langsung beliau sudah memasarkan beras - berasnya dan memasok setiap toko beras di Ponorogo , dari beras yang sedang hingga yang berkwalitas. Semoga kegigihan beliau menjadi contoh bagi kita semua untuk tetap semangat dalam usaha dan selalu bisa memanfaatkan peluang usaha di desa kita sendiri. Oleh : Totok Priyandoko

KOLIQ AGUSDIANTO, SE PENGUSAHA ASLI PONOROGO

Gambar
Siapa sangka kota Ponorogo melahirkan usahawan sukses, dialah Koliq Agusdianto,SE ,dirinya sedikit diantara 10 sampai 15 pengusaha daging  yang mensuplay pasokan daging di Indonesia. Mulai tahun 2011 Putra tunggal politisi PAN Eny Yulitai Latief dan veteran TNI Mulyono ini berusaha mengembangkan sayap bisnisnya di Ponorogo melalui RJB resto dan yang terbaru membuka biro layanan umroh dan haji. Sepak terjangnya sungguh jauh pandang daripada orang tuanya yang berbasic politisi dan tentara. Naluri bisnisnya mengantarkan dirinya ingin mengabdikan sepenuhnya kepada bisnis murni dengan harapan kepdepan banyak merekrut tenaga kerja yang kesemuannya untuk kepentingan masyarakat luas. Berusaha mewujudkan bidnag bisnis yang sebanyak mungkin menyerap tenaga kerja sehingga mengangkat perekonomian masyarakat. Bagaimana awal cerita, model bisnis dan pandangannya tentang dunia usaha. berikut wawancara ponorogpos dengan Koliq Agusdianto,SE Putra asli Ponorogo yang sukses bisnis  sup...

Hj Mardiana Indraswati Anggota DPR RI Asli Ponorogo pejuang tulen UMKM

Gambar
Mardiana Indraswati DPR RI Asli Ponorogo Ibu Hj. Mardiana Indraswati begitu ramah menyapa setiap tamu yang hadir. Ketika di temui di kediamannya rumah model jawa kuno yang luas di desa Kertosari Babadan . Sambil menikmati nasi pecel berbungkus daun pisang. Pantas saja aktifitas kesibukan menjadikan dirinya jarang berada di rumah dan menikmati makanan khas Ponorogo tempatnya menghabisakan masa kecil dan sekolahnya. Waktunya sekarang sebagian dihabiskan di Jakarta untuk menjalankan bisnisnya selain juga tugasnya sebagai anggota DPR RI. Sosok ibu ini berusaha mengingat memory tentang awal mulanya berkarir di dunia politik.  Ibu 3 anak ini bercerita bagaimana awal dari kegemarannnnya berorgansiasi pada waktu menempuh bangku sekolah menjadikan dirinya tidak mau berlama lama berada di dunia pendidikan “Saya selepas sekolah formal kuliah kemudian menjadi dosen di Bandung mengikuti suami yang berprofesi sebagai kontraktor dan arsitek.” Ungkapnya. Hingga era reformasi tiba dir...

CARA MEMBUAT SURAT PENGAJUAN PINJAMAN MODAL

Gambar
Membangun sebuah usaha memang tidak selalu memerlukan modal yang besar, namun ketika roda usaha tersebut mulai berjalan dan berkembang, muncullah keinginan dan kebutuhan untuk memperbesar ataupun memperluas usaha, terkadang kita tidak bisa menghindari kebutuhan akan tambahan modal usaha. Sudah dijelaskan dalam beberapa artikel sebelumnya masalah permodalan usaha, yakni permodalan dapat bersumber dari lembaga perbankan ataupun non perbankan. Keduanya memiliki persamaan yakni mensyaratkan beberapa dokumen serta proposal pengajuan pinjaman modal . Tak sedikit kalangan masyarakat dan pengusaha yang terkadang kikuk jika berurusan dengan penyusunan dokumen seperti proposal pengajuan modal usaha. Oleh karena itu berikut sedikit catatan untuk membantu Anda dalam menyusun proposal pengajuan modal usaha . POINT PENTING  MENYUSUN  SURAT PENGAJUAN MODAL Anda cukup membuat surat permohonan kredit kepada lembaga keuangan yang dikehendaki, beserta melampirkan legalitas usaha,...

Trik Rahasia Mendapatkan Bantuan Modal Usaha Kecil dengan Bunga 6%

Bila anda mempunyai usaha kecil menengah yang sudah berjalan sudah 1 tahun lebih, tentu ingin mengembangkan usaha anda. Mungkin anda kesulitan untuk mendapat pinjaman modal untuk usaha kecil anda dengan bunga rendah. Bila iya, maka anda memenuhi kriteria untuk mendapatkan bantuan modal dengan bunga 6% per tahun. Dan anda akan mendapat bantuan pembinaan, pemasaran dan lain-lain. Tertarik ? Sesuai dengan Peraturan Menteri Negara BUMN No. : Per-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan BUMN dengan Usaha Kecil dan Program Bina Lingkungan. Atau lebih dikenal dengan Program PKBL. PKBL merupakan Program Pembinaan Usaha Kecil dan pemberdayaan kondisi lingkungan oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dari bagian laba BUMN. Jumlah penyisihan laba untuk pendanaan program maksimal sebesar 2% (dua persen) dari laba bersih untuk Program Kemitraan dan maksimal 2% (dua persen) dari laba bersih untuk Program Bina Lingkungan. Usaha yang dapat dibiayai oleh Program PKBL adalah us...

TIPS MEMBUKA PELUANG USAHA

Menjadi pengusaha adalah keinginan mulia yang perlu didukung, sedari dini mental bisnis dan berwirausaha sudah harus ditumbuh kembangkan, karena kesuksesan adalah sebuah proses panjang, jadi akan lebih efektif dan efisien jika kemampuan usaha dan berbisnis sudah ada sedari kecil. Di lain sisi, dunia bisnis dan wirausaha memerlukan proses trial error yang cukup kompleks, memakan banyak waktu, energi dan tentunya biaya yang tak kecil nilainya. Namun , hasil dari kesuksesan usaha bisnis yang dijalani akan menghantarkan kita pada sebuah kehidupan yang lebih hidup, karena kebebasan finansial ( financial freedom ) dan kebebasan waktu akan kita miliki . Kita tidak lagi perlu menggadaikan waktu dengan sejumlah uang karena uang telah bekerja untuk kita, dan kita bisa bebas menikmati kebersamaan dengan orang-orang yang kita cintai karena waktu kita sangat banyak terluang. Terlebih dalam era globalisasi dan pasar bebas seperti saat ini, dimana efeknya mungkin masih belum sepere...

Usaha Tahu MBAH TUMI

Gambar
Mbah Tumi: Tahu Menjadi Tumpuan Hidupku Nilai gizi dan pasar yang luas terhadap makanan khas I ndone s ia ini menjadi daya tarik tersendiri untuk Mbah Tumi salah satu warga Desa Ngunut yang memproduksi secara masal dan professional makanan olahan tahu. Seperti d i ketahui bersama makanan khas Indonesia ini sudah diakui dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pola makan orang Indonesia. Melihat pola konsumsi dari tahu yang menjadi komoditas yang sudah rutin, mempunyai pangsa pasar yang jelas. Besarnya potensi pasar yang ada menjadikan garapan satu ini begitu diperhatikan oleh keluarga Mbah Tumi, semenjak 65 tahun yang lalu keluarga dengan empat anak itu begitu konsisten untuk bertumpu kepada produksi tahu. Dibantu oleh salah seorang anaknya Jatmiko keahlian meracik dengan rasa yang khas menjadikan ciri tersendiri dari tahu Mbah Tumi ini bisa diterima masyarakat luas meskipun sudah puluhan tahun. Mbah Tumi mengakui dengan keberadaan pasar yang luas menjad...

Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat

Pengembangan Lembaga Ekonomi Pedesaan dan Peningkatan Keberdayaan Masyarakat   1. Pembinaan dan Pengembangan UED. Fasilitasi pembentukan Lembaga Keuangan Mikro Perdesaan, khususnya Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam/UED-SP dan Badan Kredit Desa (BKD). Penguatan jaringan kemitraan antara lembaga keuangan mikro dengan kalangan perbankan. Fasilitasi pengembangan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan lembaga keuangan mikro. Peningkatan dan pengembangan kemampuan para pengelola lembaga keuangan mikro. Fasilitasi pembentukan kelompok usaha ekonomi mikro dan usaha masyarakat. Modal usaha pengembangan kegiatan usaha ekonomi mikro dan usaha kecil masyarakat perdesaan. Identifikasi pengembangan kegiatan usaha sesuai dengan potensi sumberdaya lokal. Identifikasi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi perdesaan, dan keterkaitannya dengan usaha perekonomian perkotaan. Peningkatan keterampilan pengelola kelompok Usaha Ekonomi Produktif Masyarakat. 2. Pengembangan Pasar Desa. Pen...