Postingan

Rapat Koordinasi Persiapan Pasar Krempyeng

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Pasar Krempyeng adalah jenis pasar tradisional yang ada di Indonesia. Umumnya, pasar ini berada di pinggiran jalan raya maupun perkampungan. Tempat dan lokasinya juga sangat sederhana. Pasar krempyeng biasanya hadir pada saat momen-momen tertentu dengan durasi yang cukup fleksibel, artinya tidak terpaku pada durasi tertentu. Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo yang merupakan organisasi mitra pemerintah yang tersebar di 307 desa dan kelurahan di 21 Kecamatan Kabupaten Ponorogo memiliki potensi yang besar jika pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) dikelola dengan baik. Selain itu, banyak potensi dan produk unggulan masyarakat yang perlu dikelola agar menjadi putaran roda perekonomian yang baik. Inilah yang diwujudkannya kegiatan Pasar Krempyeng-Murah Rejeki serentak se-Kabupaten Ponorogo. Pasar Krempyeng yang diharapkan ini mampu menjadi salah satu penggerak roda perekonomian yang berbasis masyarakat desa terutama ibu-ibu angg...

Santri Peraih Beasiswa Programmer itu Nyantri dan Bersekolah di Desa Ngunut

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Era Revolusi Industri 4.0 dan era Society 5.0 tidak lepas dari keterkaitan dengan manusia itu sendiri. Adanya perkembangan teknologi, mau tidak mau menuntut manusia untuk mampu beradaptasi cum menyesuaikan diri. Revolusi industri 4.0 membuat manusia menjadi lebih modern karena memiliki akses terhadap teknologi, sedangkan Society 5.0 adalah masa di mana teknologi-teknologi menjadi bagian dari manusia. Salah satu cara menjawab perkembangan zaman, telah dilakukan oleh salah satu santri asal Kabupaten Ponorogo dengan menekuni dunia programmer. Dunia yang erat kaitannya dengan era saat ini. Santri itu bernama Wahyu Agus Arifin, seorang santri PP Sabilul Muttaqin (Yayasan Ikatrina Ngunut Babadan) yang konsisten berkecimpung di dunia programmer hingga berhasil mendapat beasiswa dari Dignitas Academy. Sebuah lembaga pendidikan eksklusif yang berkampus di kawasan Pondok Gede Bekasi dan berfokus dalam pengembangan IT teknologi, digitalisasi seni, sert...

Animo Tinggi Vaksinasi Desa Ngunut

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Kesekian Kalinya, vaksinasi covid-19 dihelat di aula Balai Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.  Hingga hari ini, animo warga masyarakat dalam mengikuti vaksin masih tinggi.  Hal ini terlihat dari antrean ratusan calon peserta vaksin yang begitu antusias. Pemerintah Desa Ngunut memang terus aktif meminta jadwal vaksinasi ke Dinas Kesehatan Ponorogo hingga memungkinkan semua warga Ngunut sudah tervaksin.  Tua muda besar selalu berusaha agar bisa mendapat vaksin.  Minus mereka yang memiliki komorbiditas seperti itu.  "Untuk vaksinasi, kita harus aktif berkomunikasi dengan Dinkes, agar tahu kapan menjatuhkan sesekali meminta agar serangan. Kalau tidak begitu, target kita pasti molor."  Ucap Siti Khotijah, Kepala Desa Ngunut di lokasi acara. Pada kesempatan kali ini, Dinas Kesehatan Ponorogo memberikan vaksin jumlah 250 dosis yang diberikan bagi kalangan umum.  Melalui ketua RW-RT dan perangkat, informasi vaksin...

Musrenbangdes Desa Ngunut Tahun 2022

Gambar
KIM Batorokatong, Ponorogo - Musyawarah adalah salah satu bentuk pengamalan Pancasila sila ke empat. Pelibatan berbagai elemen masyarakat untuk mencapai kemufakatan bersama apalagi di lingkup pemerintah desa adalah hal yang baku. Sejalan dengan ini, malam ini digelar Musyawarah Pembangunan Desa (Musrenbangdes) RKPDes Tahun 2022. Acara yang bertempat di Aula Balai Desa Ngunut ini dihadiri oleh Camat Babadan, BPD, LKMD, LPMD, perwakilan perempuan, ketua RT-RW se Desa Ngunut, Karang Taruna, dan perwakilan dari  ormas Nahdlatul Ulama - Muhammadiyah. Dalam sambutanya, Kepala Desa Ngunut menyampaikan sejumlah pencapaian yang telah dicapai di tahun 2021, hingga menginformasikan beberapa hal terkait program pemerintah kabupaten dan desa. Camat Babadan yang diwakili oleh Kasi Pemberdayaan Masyarakat (Pemas) menambahkan beberapa poin alokasi dana untuk RT. "Setelah turun peraturan bupati, nantinya akan ada pagu indikatif ADD tentang alokasi dana operasional RT yang bisa digunakan untuk rapa...

Musdes RKPDes Desa Ngunut 2021

Gambar
KIM Batorokatong, Ponorogo - Desa sebagai unit terkecil dan terdepan dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, sekaligus menjadi institusi terdepan menguatkan karakter dan jati diri bangsa dituntut mempunyai perencanaan yang komprehensif demi tercapainya pembangunan yang berkala dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan "grand design" pembangunan desa, praktis membutuhkan partisipasi semua elemen guna merumuskan berbagai perencanaan desa. Baik itu jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Musyawarah RKPDes Desa Ngunut yang diselenggarakan malam ini di Ruang Pertemuan Desa Ngunut, tidak lain bertujuan untuk menyusun dan merumuskan rencana kerja Pemerintah Desa Ngunut jangka menengah secara baik, matang, dan berkualitas dalam menentukan pokok-pokok kebijakan arah pembangunan Desa Ngunut di tahun anggaran 2022. RKPDes disusun oleh Sekretaris Desa, perangkat desa, LPMD, KPMD, BPD dan berbagai unsur masyarakat termasuk ketua RW dan organisasi pemuda desa Karang Taruna Abdi Karya....

Pakai Pakan Fermentasi dan Punya Dokter Hewan Khusus

Gambar
 Desa Ngunut ingin mencari ciri khasnya sendiri. Kelompok peternak Raja Mendha (Raja Kambing) berdiri di salah satu desa di Kecamatan Babadan, Ponorogo, itu. Ada 16 peternak kambing ikut berhimpun dengan piaraan kambing jenis etawa, boer, domba, dan kambing jawa. "Jumlah ternak 128 ekor kambing," kata Kepala Desa (Kades) Ngunut Siti Khatijah. Raja Mendha baru berdiri setahun lalu.  Namun, perkembangannya pesat bukan yang utama. Peternak mampu memproduksi  pakan fermentasi. Pakan tahan lama itu berbahan rumput gajah, bekatul, kangkung, ampas kelapa, dan titen. Para peternak tidak perlu repot mencari pakan kambing saban hari.  "Bisa mengatur cadangan pakan ternaknya sesuai kebutuhan,'' jelas Siti. Raja Mendha ternyata juga sudah  memiliki dokter hewan khusus. Anggota kelompok tak harus pusing jika kambingnya sehat, karena ada dokter hewan yang selalu siap membantu perawatan hewan yang sakit. Berkat pakan fermentasi dan perawatan yang terjamin, bobot kambing bertam...

Mencegah Anosmia Empati di Desa

Gambar
KIM Batorokatong, Ponorogo-Pandemi covid-19 hingga saat ini belum juga menunjukkan kata usai. Bahkan varian baru yang lebih ganas terdeteksi sudah masuk ke Indonesia. Korban satu persatu berjatuhan, berbagai upaya untuk menekan penyebaran virus juga terus dilakukan. Beberapa pekan belakangan angka kematian akibat terjangkit virus covid-19 menunjukkan gejala fluktuatif, namun data perhari masih relatif tinggi. Kematian akibat pandemi tidak hanya didominasi oleh wilayah perkotaan dengan mobilitas tinggi, namun juga merambah hingga ke desa-desa. Tidak terkecuali di Desa Ngunut yang mana Kecamatan Babadan sendiri beberapa waktu lalu sempat masuk ke dalam kategori zona merah.  Sedikit berbeda dengan wilayah perkotaan, masyarakat pedesaan masih menjunjung tinggi kearifan lokal berupa sikap gotong royong dan saling peduli, tak terkecuali masyarakat Desa Ngunut. Anosmia (mati rasa) yang biasa dirasakan oleh penderita covid-19, tidak serta merta menjadikan masyarakat desa menjadi anosmia un...

Cara Unik Masjid Syuhada Mensyiarkan Sunnah Aqiqah

Gambar
KIM Batoro Katong, Ponorogo - Pada dasarnya, hukum aqiqah bagi umat muslim adalah sunnah muakkad. Kesunnahan meneladani apa yang dilakukan Nabi Muhammad, penghulu umat Islam saat ada anak yang dilahirkan. Syariat sunnah Nabi satu ini, merupakan tanggung jawab orang tua, sedangkan jika sang anak hingga akil baligh belum sempat dilaksanakan aqiqah, maka hukum kesunahannya gugur bagi orang tuanya. Tanggung jawab aqiqah orang tua menjadi terputus karena kemandirian si anak. Sementara agama memberikan pilihan kepada seseorang yang sudah baligh untuk mengaqiqahkan dirinya sendiri atau tidak. Tetapi baiknya, ia mengaqiqahkan dirinya sendiri untuk menyusul sunnah aqiqah yang luput di waktu kecilnya. Sebagai daerah yang mayoritas warganya beragama muslim, di Desa Ngunut Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo ada satu masjid yang membuat Program Titip Aqiqah. Program yang sudah berjalan kurang lebih 10 tahun ini, cukup efektif mendorong semangat umat Islam disekitar masjid untuk melakukan aqiqah....

KAITAN MAKAM KAUMAN NGUNUT DAN PALANG NGUNUT

Gambar
  KIM Batoro Katong, Ponorogo - Sebelum membahas Makam Kauman, ada bahasan yang cukup menarik untuk dijadikan pendahuluan. Yakni pemakaian istilah Kauman. Kawasan yang disebut dengan istilah Kauman ini, terindikasi kuat terkait dengan kesamaan pola ruang kota kerajaan Jawa Islam di mana alun-alun dijadikan sebagai inti. Karena belum menemukan literatur booster, penulis menduga bahwa Kawasan Kauman yang ditemukan oleh kaum agamawan/kaum santri ini adalah bagian dari Kadipaten Polorejo. Ya, seorang kadipaten yang semasa dengan momen saat Susuhunan Pakubuwana II menyingkir ke Ponorogo. Di timur wilayah yang Mulus Kauman ini sempat terdapat 1 pasar kecil yang indah "Pasar Ngarung". Besar kemungkinan Pasar Ngarung ini adalah sisa-sisa dari peradaban Kadipaten Polorejo, yang dulunya berupa alun-alun. Meski masih berupa praduga, setidaknya bisa dipastikan bahwa kawasan Kauman ini dapat menjadi salah satu bukti kuat akan adanya Kadipaten Polorejo. Kelanjutan bahasa yang diperluas in...