PERTEMUAN RUTIN

PERTEMUAN DENGAN PEMBINA KABUPATEN KOTA

SOSIALISASI E-KTP

MEMBANTU MENYAMPAIKAN TENTANG E-KTP

SOSIALISASI POSYANDU

IBU-IBU MENGHADIRI ACARA POSYANDU

PEMBUATAN KUE

PRAKTEK PEMBUATAN KUE

PELATIHAN PEMBUATAN KUE

PENGARAHAN SEBELUM MEMBUAT KUE

Jumat, 10 Oktober 2014

BAKSOS IDUL ADHA 1435H,WATU AGUNG DAYAKAN BADEGAN PONOROGO

Sudah menjadi agenda tahunan yang sudah berjalan selama 15 tahun,setiap Idul Adha GP ANSOR Ranting Ngunut bekerja sama dengan YAYASAN IKATRINA,SMP MA'ARIF 3 dan didukung keluarga besar NU Ranting Ngunut melaksanakan safari keliling wilayah terpencil di Ponorogo guna melakukan Bakti sosial penyembelihan hewan Qurban. Untuk kegiatan tahun ini setelah melalui beberapa kali survey lapangan akhirnya dilaksanakan di dusun watu agung desa Dayakan Badegan.Daerah tersebut dipilih karena kondisi kemasyarakatan yang secara ekonomi tergolong daerah miskin, karena berada di pegunungan yang tandus. Kondisi geografis yang berada di puncak pegunungan mengakibatkan sulitnya akses jalan untuk menjangkau daerah tersebut,sehingga roda perekonomian tidak bisa berjalan dengan lancar. Jalan yang berliku,dengan tanjakan yang sangat tinggi dan juga jurang yang sangat curam tidak mengendorkan semangat anggota Ansor dan semua rombongan untuk memberikan bantuan dan berbagi rasa dengan saudara yang ada di sana. Rombongan pertama yang terdiri dari ibu-ibu Fatayat dan Bapak NU sampai di lokasi sekitar jam 5 sore. Untuk hewan Qurban yang terdiri dari 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing dan para pemuda datang malam hari sekitar jam 7 malam. Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dengan acara pengajian dan perkenalan antara rombongan dari Ngunut dan warga watu agung.Dalam sambutanya,bpk H.Moh Nur Hadi mewakili semua rombongan menyampaikan bahwa kehadirannya di watu agung adalah untuk bersilaturrokhim dan berbagi rasa antara warga Watu agung dan warga Ngunut. Tidak lupa agar diketahui bahwa di Ngunut ada yayasan IKATRINA yang mengasuh anak-anak putus sekolah. Pengajian yang dihadiri sekitar 400 warga tersebut diisi tausiah oleh kyai Nur Sholikhin. Beliau menyampaikan pentingnya Sholat dan menjadi orang yang sholeh. 
Pagi hari setelah Sholat Subuh penyembelihan hewan qurban dimulai.Dari 2 ekor sapi dan 4 ekor kambing yang disembelih dijadikan 700 paket daging yang akan dibagikan kepada masyarakat sekitar. Adapun hewan Qurban yang di Amanatkan tersebut adalah dari keluarga 1.H.Daroini 2.Rendio 3.Muhaimin 4.Ibu Sri Panitia 5.Gufron Abidin 6.Lina 7. Raka 8.Andik 9.Tika.Dan kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya kegiatan ini  disampaikan terima kasih. Semoga amal sholeh kita diterima dan mendapat pahala dari ALLAH SWT, AAMIIN.






                           


                            

Sabtu, 20 September 2014

BERSIH DUSUN JOGORAGAN

Sabtu 20/09/2014 Tontonan wayang kulit Seni Kataman Nabi dalam rangka bersih dusun jogoragan Ngunut 4. Acara yang diadakan tiap taun di dusun jogoragan ini dinamakan bersih dusun atau orang jawa bilang Ngruwat Dusun, Sebelum di adakan pagelaran wayang , sebelumnya para penduduk dan para tokoh-tokohnya mengadakan doa bersama dan sholawatan guna memohon agar desa nya terhindar dari malapetaka.acara sederhana tersebut ternyata juga menghipnotis para penonton yang datang bukan hanya dari desa Ngunut.

Ruwatan tersebut menurut orang jawa untuk menghindari Betoro Kolo, Semua warga berharap mudah-mudahan dibebaskan dari belenggu ketidak berdayaan dan dimudahkan cari sandang pangan, hidup rukun berdampingan satu sama lain.

Berikut sekilas tentang Betoro Kolo  versi Pewayangan Jawa :
Ketika Batara Guru dan istrinya, Dewi Uma terbang menjelajah dunia dengan mengendarai Lembu Andini, dalam perjalanannya karena terlena maka Batara Guru bersenggama dengan istrinya di atas kendaraan suci Lembu Andini, sehingga Dewi Uma hamil. Ketika pulang dan sampai di kahyangan Batara Guru kaget dan tersadar atas tindakannya melanggar larangan itu. Seketika itu Batara Guru marah pada dirinya dan Dewi Uma, dia menyumpah-nyumpah bahwa tindakan yang dilakukannya seperti perbuatan "Buto" (bangsa rakshasa). Karena semua perkataannya mandi (bahasa indonesia: cepat menjadi kenyataan) maka seketika itu juga Dewi Uma yang sedang mengandung menjadi raksasa. Batara Guru kemudian mengusirnya dari kahyangan Jonggringsalaka dan menempati kawasan kahyangan baru yang disebut Gondomayit. Hingga pada akhirnya Dewi Uma yang berubah raksasa itu terkenal dengan sebutan Batari Durga. Setelah itu ia melahirkan anaknya, yang ternyata juga berwujud raksasa dan diberi nama Kala. Namun pada perkembangan selanjutnya Batara Kala justru menjadi suami Batari Durga, karena memang di dunia raksasa tidak mengenal norma-norma perkawinan. Batara Kala dan Batari Durga selalu membuat onar marcapada (bumi) karena ingin membalas dendam pada para dewa pimpinan Batara Guru.
Karena Hyang Guru kwatir kalau kayangan rusak maka Batara Guru mengakui kalau Kala adalah anaknya. Maka diberi nama Batara Kala dan Batara Kala minta makanan, maka Batara Guru memberi makanan tetapi ditentukan yaitu :
1. Orang yang mempunyai anak satu yang disebut ontang-anting
2. Pandawa lima anak lima laki-laki semua atau anak lima putri semua.
3. Kedono kedini, anak dua laki-laki perempuan jadi makanan Betara Kala.
Untuk menghindari jadi mangsa Batara Kala harus diadakan upacara ruwatan. Maka untuk lakon-lakon seperti itu di dalam pedalangan disebut lakon Murwakala atau lakon ruwatan. Di dalam lakon pedalangan Batara Kala selalu memakan para pandawa karena dianggapnya Pandawa adalah orang ontang anting. Tetapi karena Pandawa selalu didekati titisan Wisnu yaitu Batara Kresna. Maka Batara Kala selalu tidak berhasil memakan Pandawa.






  

Kim Batoro Katong 
Oleh : Totok Priandoko

Minggu, 07 September 2014

KELUHAN PETANI DI MUSIM KEMARAU

Air adalah sumber kahidupan lalu bagaimanakah jika musim kemarau seperti ini....???

Kali ini KIM telah mensurve beberapa kondisi pertanian di ponorogo terkait musim kemarau panjang.dari berbagai jenis petani kebanyakan mengeluhkan sulitnya bahan bakar solar untuk mesin pengairan dan pupuk,
di Ngunut sendiri khususnya pupuk juga sangat sulit didapatkan oleh para petani.dan terkait sulit nya bahan bakar solar ada sebuah ide baru untuk mengatasinya.para petani yang semula memakai mesen diesel kini beralih ke mesin dinamo yang menggunakan listrik,tapi itu semua juga masih terkendala karena jauhnya lokasi lahan dari kabel jaringan listrik yang ada.jadi kebanyakan yang beralih ke mesin dinamo tersebut adalah petani yang lahanya dekat dengan tiang listrik dan kabel jaringan.sementara yang lokasi lahanya jauh masih bertahan dengan mesen disel yang memakai solar.
Semoga pemerintah bisa mengatasi keluhan para petani di musim kemarau sperti ini, karena tidak jarang para petani yang menelantarkan atau membiarkan sawah nya kosong karena terkendala hal- hal tersebut.

berikut gambar- gambar yang saya ambil mengenai hal di atas :

Atrian untuk mendapatkan bahan bakar solar

   Sawah yang tidak ditanami karena kesulitan air










Liputan KIM batoro katong : Keluhan petani di musim kemarau
            
Oleh : Totok Priandoko

Selasa, 03 Juni 2014

KUNJUNGAN DARI KEMENTERIAN KOMINFO DI KIM BATORO KATONG

Dalam rangka pembinaan dan melihat secara langsung keberadaan Kelompok Informasi Masyarakat ( KIM) di daerah,pada hari ini 13 Mei 2014 bertempat di TELECENTER WAROK desa Ngunut telah didatangi utusan dari kementerian KOMINFO Jakarta.Yang menjalankan tugas untuk melihat dari dekat tentang keberadaan KIM dan kegiatan apa saja yang sudah dilakukan dan akan direncanakan.
Rombongan yang terdiri dari 3 orang dari kementerian yaitu Bpk.Arifianto,Ibu Inka Inanti,dan Ibu Yuli Astuti,s  yang didampingi oleh beberapa pembina dari DISHUB Kabupaten Ponorogo.Kurang lebih selama 2 jam rombongan berdiskusi dengan ketua KIM Batoro Katong dan didampingi oleh beberapa pengurus dan anggota KIM.Dalam kesempatan tersebut ditanyakan sejauh mana kegiatan yang dilaksanakan di masyarakat dan prestasi apa saja yang sudah pernah diraih.Dan tak lupa program apa saja yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,karena KIM adalah sebagai penghubung masyarakat dengan dunia luar, yang pada saat ini lebih dominan melalui media IT yaitu internet.Beberapa hal yang dipesankan kepada pengurus antara lain tentang pentingnya menggali dan mengakses kebutuhan masyarakat bawah secara umum dan menjembatani agar bisa diakses di tempat lain.Segala informasi yang memberi keuntungan dan dibutuhkan masyarakat semestinya KIM mampu melayani dan memberikan solusi.
Dalam kesempatan tersebut rombongan juga sempat berdiskusi dengan Bpk.Heru Budi Santoso,MM selaku Camat Babadan dan juga Bpk.Hari sumarsono,Se selaku Kepala Desa Ngunut.dipesankan agar pembinaan dan monitoring keberadaan KIM untuk selalu di intensifkan agar keberadaan KIM yang saat ini cuma 10% yang aktif bisa berkembang dan hidup semua.Sehingga membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah masing-masing.
Terakhir rombongan meninjau pabrik pembuatan kompos milik Gapoktan Rukun Sejahtera Abadi desa Ngunut,Yang merupakan bantuan pemerintah untuk memproses pupuk organik dengan bahan baku kotoran hewan ternak.Diterima langsung oleh Bpk.Azhar Wibowo sebagai ketua dan penanggung jawab rumah kompos.Setelah sekian lama memantau dan berdiskusi di rumah kompos rombongan langsung berpamitan untuk meneruskan tugas.
Semoga kehadiran beliau-beliau bermanfaat bagi pengurus dan anggota KIM Batoro Katong dan masyarakat secara umum.




Minggu, 11 Mei 2014

KELOMPOK AFINITAS DESA NGUNUT

       Kelompok Afinitas Desa Ngunut adalah sebuah kelompok yang dibentuk oleh TPD dan LKD Desa Ngunut yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu 2 kelompok putra dan 2 kelompok putri yang masing - masing ber anggotakan 26 orang, masing - masing kelompok tersebut membuat kegiatan sendiri dan didampingi langsung oleh dinas ketahanan pangan kabupaten ponorogo. kelompok afinitas yang dibentuk awal mula 2013 sengaja dibentuk untuk membantu masyarakat agar lebih mandiri dan membantu meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 Pertemuan rutin kelompok afinitas putri
 
       Kelompok ini pun juga mendapat bantuan dari dinas terkait berupa ternak dan alat yang harus dikelola kelompok, dari 26 anggota kelompok mendapatkan bantuan 1 ekor kambing per anggota dan 1 buah alat yang dikelola oleh masing - masing kelompok, selain itu kelompok pun juga mendapat pelatian langsung dari dinas ketahanan pangan kabupaten ponorogo guna membekali diri untuk kelangsungan kelompok kedepanya, harapanya semoga dengan adanya program kelompok afinitas ini semoga masyarakat Desa Ngunut bisa lebih mandiri dan lebih maju lagi di bidang ekonomi.





                                                                                                                                                                  Totok Priandoko
                            

Jumat, 04 April 2014

PELANTIKAN KPPS PILEG 2014 DESA NGUNUT

 Dalam hitungan hari PEMILU LEGISLATIF TH 2014 akan segera dilaksanakan.Untuk menyongsong datangnya pesta demokrasi tersebut PPS Desa Ngunut sudah melakukan serangkaian perasiapan,pada hari Kamis 3 April 2014 PPS Desa Ngunut telah melaksanakan pelantikan KPPS dan dilanjutkan rakor di gedung DARUSSALAM Balai Desa Ngunut.Dalam kesempatan tersebut hadir seluruh anggota KPPS dan LINMAS yang akan melaksanakan tugas pencoblosan di TPS masing-masing.Di Desa Ngunut akan terbagi menjadi 9 TPS yang terbagi di seluruh kawasan Desa yaitu;Ngunut 1 : 2TPS,Ngunut 2 : 2TPS,Ngunut 3 : 2TPS,Ngunut 4 : 3TPS.Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya,dengan khidmat seluruh yang hadir mengikuti pelaksanaan acara tersebut.Ucapan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya disampaikan kepada seluruh anggota KPPS yang akan menjadi ujung tombak suksesnya pesta demokrasi tanggal 9 April yang akan datang.Ketelitian,kesabaran dan kerjasama semua pihak akan menjadi kunci lancarnya PEMILU yang akan segera dilaksanakan.Demikian sambutan yang diberikan oleh Bpk.Hari Sumarsono,Se selaku Kepala Desa Ngunut dalam sambutanya.
Beberapa hal yang menyangkut teknis pelaksanaan disampaikan dengan gamblang oleh Bpk.Alwin Febrianto selaku ketua PPS desa Ngunut.Dari proses pembukaan hingga penghitungan suara dan segala sesuatu kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pemungutan suara agar senantiasa dikoordinasiakan dengan PPS.Secara teknis juga disampaikan oleh Bpk.Rudi Hartono tentang surat suara yang sah dan tidak sah ataupun tata cara penulisan form-form yang ada,sehingga seluruh anggota KPPS memahami secara jelas tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
PEMILU YANG BERSIH,JUJUR,AMAN DAN ADIL adalah menjadi impian seluruh warga negara,siapapun yng terpilih semoga mampu mengemban amanat yang diberikan.Semoga kita mendapat wakil rakyat yang AMANAH,AMIN









Rabu, 02 April 2014

BENCANA PUTING BELIUNG


Hujan deras yang disertai angin dengan kecepatan yang tinggi menerjang sebagian wilayah desa

Ngunut.Kejadian yang terjadi menjelang adzan Maghrib pada tanggal 1 April 2014 tersebut

mengakibatkan tumbang dan robohnya pepohonan,bahkan jalur alternatif Ngunut Sukosari sempat

terputus akibat adanya pohon roboh yang menghalangi jalan.Banyak pohon jati milik warga dan

pohon pohon yang lain yang roboh,terutama pada wilayah Ngunut 4(Jogoragan).
Bahkan yang lebih parah adalah yang menimpa gudang pengeringan gabah dan tempat mesin pengering

gabah yang dimiliki kelompok tani "BAROKAH 1" Ngunut.Gudang tersebut hancur total karna tertimpa

pohon jati yang roboh.Mesin pengering yang merupakan bantuan dari pemerintah tersebut menjadi

korban karna ada beberapa bagian mesin yang tertimpa puing-puing bangunan yang roboh.Tidak ada

korban jiwa dalam rangkaian kejadian tersebut,namun terdapat banyak kerugian yang

diderita.Menurut bapak H.Moh Nurhadi selaku pemilik lahan yang digunakan sebagai gudang kelompok

tani tersebut kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Dengan kejadian ini semoga mengingatkan semua agar selalu waspada dengan datangnya

bencana.terlebih bagi warga yang disekitar rumahnya ada tanaman keras yang besar seyogyanya

dipotong agar tidak membahayakan siapapun.









Senin, 03 Februari 2014

Pembangunan Tahun 2013-A



Sumber Dana dari PL :
1.      Jembatan Jurang Krikil Ngunut III   (PL)  : 209.000.000
Volume pembangunan : P. 6 L. 6.T. 2.5

2.      Talud Maron Ke Timur Ngunut II  (PL) : 150  Jt
Volume pembangunan : P  478 m

3.      Buras  Jalan Sidomapan dan Jalan Soponyono Ngunut IV  (PL) :  50 jt
                     Volume pembangunan :  P 900 m

4.      Buras  Jalan Kepatihan dan Kasan Mimbar Ngunut III  (PL) : 100 Jt
Volume  pembangunan : P 950 m

5.      Buras Jalan Syuhada Ngunut III  (PL) : 50 Jt   (PL) :  50  Jt
Volume  pembangunan: P 500 m

6.      Rabat Jalan Selorejo Gg I, II, III Ngunut IV (PL) : 50 Jt
Gg I :  P 108 m
Gg II:  P   98 m
Gg III :P   98 m

7.      Talud Jalan Sidomakmur Ngunut I dan IV  (PL) :  100 Jt)
Volumepembangunan : P: 250 m

8.      Talud Jalan Puspodimejo Ngunut I  (PL)  : 100 Jt
Volume pembangunan : P.  100 m
 
9.      Pembangunan Talud Saluran Jalan Sidomukti Ngunut IV  (PL) : 100 Jt
Volumepembangunan: P :  650 m

10. Talud Jalan Makam Siraman Ngunut II  : 10 Jt
Volume Pembangunan  P.  125 m
Sumber Dana dari ADD :
1.      Pembangunan Jembatan Sawah Pilang Ngunut IV
Volume pembangunan : P. 6 L.1.T.1

denganAlokasi dan RealisasiAnggaransebesarRp.
yangdananyadiperolehdari :
-   Dana dari ADD                              Rp.   15.885.000
-   Swadaya (uang)                            Rp.   ,-
-   Swadayatenagakerja                    Rp.   ,-
   Total                                                 Rp.   ,-   

2.      Perbaikan Buck Duicker Jalan Swahung Ngunut I
     
         Volume pembangunan : P. 6,5 L.0,80 T.1

denganAlokasi dan RealisasiAnggaransebesarRp.
yangdananyadiperolehdari :
-   Dana dari ADD                              Rp.   6.974.500
-   Swadaya (uang)                            Rp.   ,-
-   Swadayatenagakerja                    Rp.   ,-
   Total                                                 Rp.   ,-   

3.      Perbaikan Buck Duicker Jalan Kasan Mimbar Ngunut III
         Volume pembangunan : P. 6 L.0,50 T.0,40

denganAlokasi dan RealisasiAnggaransebesarRp.
yangdananyadiperolehdari :
-   Dana dari ADD                              Rp.   4.651.500
-   Swadaya (uang)                            Rp.   ,-
-   Swadayatenagakerja                    Rp.   ,-
   Total                                                 Rp.   ,-   

Sumber dari BKD :
1.      Makadam Jalan Soponyono
BKD    :  Rp. 20.Jt
2.      Rehab ruang kantor Desa Ngunut
BKD   : Rp. 40 Jt
Suber Dana dari  Kabupaten :
1.      Batuan aspal 15 Drum untuk buras jalan Syuhada Ngunut III

Selasa, 17 Desember 2013

PURNA BAKTI KAMITUWO NGUNUT 3


Sesuai dengan mekanisme pemerintahan yang berjalan,yang didalamnya diatur bahwa masa jabatan seorang kamituwo adalah dibatasi dengan usia 60 tahun.Merujuk dengan peraturan tersebut maka dilaksanakan pelepasan tugas dan pemberhentian dengan hormat Bpk.H.IDRIS SUHADI selaku KAMITUWO Ngunut 3.Selama masa pengabdianya yang hampir 16 tahun,beliau termasuk seorang yang disiplin,bverkerja keras dan bertanggungjawab,demikian yang disampaikan Bpk.Hari Sumarsono selaku kepala desa ngunut.Banyak kenangan dan peninggalan dari beliau yang mencerminkan prestasi kerja yang patut diteladani.Seolah pemerintah desa khususnya perangkat desa kehilangan sesepuh yang bisa menjadi seorang panutan dalam menghadapi segala macam permasalahan yang terjadi dalam masyarakat.Suasana haru sangat terasa manakala beliau menyampaikan kata-kata perpisahan dalam sambutanya.Dalam acara tersebut disampaikan SK Pemberhentian yang disampaikan langsung oleh Kepala Desa Ngunut,dan juga diberikan beberapa kenang-kenangan dari teman-teman perangkat desa.Tidak ketinggalan ibu-ibu PKK juga memberikan kenang-kengangan kepada ibu SUNDARTIK selaku istri beliau yang juga sangat aktif dalam gerakan PKK baik di lingkungan maupun dalam skup desa.Selamat Mbah Hadi, semoga jasa-jasa,perjuangan,serta semua amal kebaikanmu mendapat pahala yang melimpah dari ALLAH SWT.Mari tetap berjuang untuk kemajuan Desa kita tercinta ini.Kami selalu merindukan sosok seorang pemimpin sepertimu.



Minggu, 20 Oktober 2013

KUNJUNGAN KADES DAN BAPEMAS PEMDES BANYUWANGI







STUDY BANDING KEPALA DESA SE BANYUWANGI 
Jum'at 18 Oktober 2013 desa Ngunut kedatangan rombongan dari BAPEMAS PEMDES dan Kepala Desa dari kota Banyuwangi.Hadir dalam kesempatan ini Yeni Peni Handayani selaku Kepala Kantor BAPEMAS DESA kab. Banyuwangi yang menyertai rombongan.Dalam kesempatan tersebut disampaikan banyak hal yang dapat ditukar informasinya dan dapat saling melengkapi antara pemerintah Banyuwangi dan kabupaten Ponorogo.Khusus dalam kunjungan ini adalah akan study banding tentang progran SIMADES yang dimiliki Desa Ngunut.Dalam banyak hal tentunya masih banyak kekurangan ynag dimiliki desa Ngunut dibanding desa-desa yang ada di banyuwangi."Dari segi penerimaan bantuan dari kabupaten yang berupa ADD di desa Ngunut masih sangat jauh sedikit nilainya dibanding yang diterima desa-desa di Kabupaten Banyuwangi",demikian sedikit hal yang disampaikan bpk.Hari Sumarsono selaku Kepala Desa Ngunut dalam sambutanya.Datang dilokasi kantor Desa Ngunut sekitar pukul 9 pgi rombongan langsung disambut oleh Kepala Desa dan Perangkat desa.Setelah beberapa saat melihat-lihat beberapa fasilitas yang ada di lingkungan kantor desa yaitu POLINDES,TELECENTER,PERPUSTAKAAN,serta Kantor desa rombongan langsung memasuki gedung DARUSSALAM balai desa Ngunut unutuk mendengarkan langsung pemaparan program SIMADES yang langsung dipaparkan oleh Bpk.Alwin Febrianto.Setelah selesai,rombongan akan melanjutkan prjalanan wisata ke telaga sarangan Magetan.