PERTEMUAN RUTIN

PERTEMUAN DENGAN PEMBINA KABUPATEN KOTA

SOSIALISASI E-KTP

MEMBANTU MENYAMPAIKAN TENTANG E-KTP

SOSIALISASI POSYANDU

IBU-IBU MENGHADIRI ACARA POSYANDU

PEMBUATAN KUE

PRAKTEK PEMBUATAN KUE

PELATIHAN PEMBUATAN KUE

PENGARAHAN SEBELUM MEMBUAT KUE

Tuesday, December 22, 2015

BANTUAN MESIN TANAM KELOMPOK TANI

        Sarana dan prasarana yang memadai adalah sesuatu yang wajib terpenuhi untuk mensukseskan suatu prgram.Untuk itu selaras dengan program pemerintah akan swasembada pangan,perlu adanya peningkatan dan pemenuhan akan kebutuhan tekhnologi pertanian yang  diperlukan oleh petani.Sebagai solusi akan munculnya permasalahan yang berkembang yang setiap saat selalu ada,perlu kiranya diciptakan peralatan pertanian dengan tekhnologi terkini yang mampu menjawab tantangan tersebut.Pada saat ini tenaga kerja pencocok tanam(tandur) sudah sangat terbatas,sudah saatnya penggunaan mesin tanam dipergunakan.
Pada hari Senin,tgl 21 Desember 2015,petani desa Ngunut melalui gabungan kelompok tani ''RUKUN SEJAHTERA ABADI" menerima bantuan dari pemerintah berupa mesin tanam.Dalam acara penyerahan bantuan ini  dihadiri oleh Ibu.Ratna Dwi Wahyuni selaku kepala UPTD Pertanian  Babadan,Bpk.Fayakun selaku DANRAMIL,Bpk.Mulyo Widodo selaku kepala BAPELUH,dan juga Kepala Desa Ngunut.Bersama - sama menyaksikan pengoperasian mesin tanam tersebut.Juga tidak ketinggalan bapak DANRAMIL Babadan juga nencoba mengoperasikan.
"Selain sebagai solusi akan sulitnya mencari tenaga kerja,mesin ini adalah juga merupakan jawaban akan program yang dicanangkan pemerintah berupa tanam serempak,yang diharapkan dalam setiap hamparan sawah penanaman dilaksanakan dengan bersama-sama agar mempermudah pemeliharaan dan penanggulangan hama yang mungkin menyerang" demikian disampaikan oleh kepala Bapeluh kecamatan Babadan.Juga disampaikan kepala UPTD pertanian setiap saat apabila petani membutuhkan bantuan,fihaknya akan selalu berusaha semaksimal mungkin agar bantuan tersebut bisa terealisasi.
Ucapan terimakasih untuk semua pihak yang membantu diperolehnya bantuan mesin tanam ini disampaikan Bpk.Hari Sumarsono,Se selaku kepala Desa Ngunut.Dengan harapan agar petani desa Ngunut khususnya bisa menggunakan dan merawat sebaik-baiknya mesin tersebut.Sehingga produktifitas petani akan lebih meningkat dan akan membantu program pemerintah akan swasembada pangan.


 







Wednesday, December 16, 2015

SONSONG MUSIM PENGHUJAN

          Memasuki pertengahan bulan Desember tahun ini,daerah Ponorogo khususnya desa Ngunut curah hujan sudah mulai tinggi.Pertanda musim penghujan akan segera tiba.Letak geografis desa yang merupakan hulu masuknya air sungai dari berbagai daerah ke aliran sungai bengawan Solo,
          Antisipasi datangnya musim penghujan,pemerintah desa Ngunut atas perintah kepala desa (Bpk.Hari sumarsono,Se) seluruh jajaran petugas lapangan yang meliputi Kamituwo dan Sambong di 4 wilayah desa diperintahkan untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti kebersihan saluran atau yang lazim disebut susuk wangan di semua saluran yang ada di wilayahnya masing -masing.Baik itu saluran pengairan sawah ataupun drainase di lingkungan.Hal tersebut dilakukan untuk melancarkan air menuju ke sawah petani dan juga mencegah banjir.
          Sesuai dengan program pemerintah yang akan menghidupkan lagi semangat gotong royong  yang pada akhir-akhir ini sudah mulai surut.Dengan gotong royong semua pekerjaan akan menjadi ringan dan tak kalah pentingnya adalah untuk memupuk rasa kebersamaan dan persatuan dan kesatuan bangsaAntusiasme warga juga sangat tinggi dalam kegiatan ini.Rata-rata di masing-masing wilayah ada puluhan warga yang ikut kerjabakti.Meskipun belum semua obyek dapat terselesaikan karena adanya bebrapa kendala,akan tetapi kegiatan ini secara umum bisa dinilai berhasil menjadikan daerah ini sering menjadi langganan penumpukan sampah dan banjir.Dan apabila musim kemarau air jatah gilir dari telaga Ngebel yang mestinya bisa digunakan untuk pengairan sawah petani sering tidak dapat,ataupun debitnya sangat kecil karena tersedot pengguna yang diatasnya.

    Susuk Wangan Kidul Mbeji
 
 Di Bawah komando Bapak Gatot Subroto.

Sunday, November 22, 2015

GAIRAH IBU-IBU PKK DESA NGUNUT

''Generasi muda adalah penerus perjuangan bangsa'' mungkin itulah yang menjadi motifasi PPK desa Ngunut melaksanakan kegiatan ini.Tepatnya pada tanggal 15 Nopember 2015 yang bertempat di aula Darussalam Balai Desa Ngunut dilaksanakan kegiatan sosialisasi tentang BAHAYA NARKOBA DAN PERGAULAN BEBAS.Yang diikuti oleh generasi muda desa Ngunut yang merupakan perwakilan dari masing-masing wilayah yang ada di Ngunut.Keprihatinan akan datangnya bahaya narkoba dan pergaulan bebas yang pada saat ini tidak hanya terjadi di daerah perkotaan saja,akan tetapi sudah bergeser ke daerah di perdesaan termasuk di desa Ngunut
Dalam paparan yang disampaikan oleh ibu Bripka.Sundari dari bagian BINMAS POLSEK Babadan,betapa pentingnya generasi muda pada saat ini untuk memahami bahaya yang dapat diakibatkan oleh narkoba dan pergaulan bebas yang terjadi di negara kita tercinta ini.Dengan memahami dampak yang diakibatkan dari hal tersebut,diharapkan generasi muda tidak akan terjerumus kedalam dunia tersebut dan bisa menjaga dirinya masing-masing dan lingkunganya agar semua bisa bersama-sama menanggulangi ancaman tersebut.Tugas besar   ini adalah menjadi tanggungjawab semua fihak,tidak hanya bergantung pada kepolisian saja.
Selaras yang disampaikan Bripka.Sundari,dalam kesempatan tersebut disampaikan pula apresiasi yang besar terhadap kegiatan yang dilaksanakan PKK desa Ngunut oleh Aiptu.NARNO.Ke depanya agar kegiatan semacam ini bisa di agendakan secara rutin oleh PKK desa Ngunut.Dan akan lebih baik lagi apabila bisa ditularkan kepada desa yang lain di seluruh kecamatan Babadan.Karena tugas besar ini tidak akan bisa dilakukan sendiri oleh jajaran POLSEK saja.Karena terbatasnya sarana dan prasarana yang ada di POLSEK Babadan.



Wednesday, October 7, 2015

BAKSOS ANSOR 2015

Momen Idul Adha sudah menjadi agenda rutin kegiatan Pengurus ranting GP ANSOR ranting Ngunut untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial penyembelehan hewan Qurban.Tahun
2015 adalah yang ke 14 kali dilaksanakan.

Dengan didasari semangat berbagi dan persaudaraan sesama muslim, seluruh jajaran yang terlibat,mulai dari NU,FATAYAT,YAYASAN IKATRINA,IPNU-IPPNU ranting Ngunut tetap
antusias mengikuti kegiatan tersebut.Jalan yang terjal dan tanjakan yang tinggi di barengi curamnya jurang yang dilewati untuk mencapai lokasi seakan menjadi penyuntik semangat dan tantangan bagi seluruh peserta bakti sosial.Menggunakan sarana angkutan mobil dan sebagian menggunakan sepeda motor,setelah sekitar 2 jam perjalanan akhirnya sampai di lokasi yaitu dusun Sedayu desa Talun Kecamatan Ngebel.

Sambutan yang hangat dari tuan rumah yang dikomandani oleh saudara Priyo yang merupakan ketua pengurus GP ANSOR ranting Talun.Hidangan yang terbuat dari ketela pohon yang dimasak beraneka ragam menjadi kodo selamat datang bagi seluruh peserta bakti sosial.Seakan menghargai sambutan yang diberikan dan dalam suasana dinginya udara yang ada di ketinggian Talun  dalam waktu sekejap hidangan  sudah habis disantap.

Rangkaian acara dimulai setelah Sholat Isya' dilaksanakan,yaitu dimulai dari pembacaan Tahlil yang dipipmpin oleh KH.Abdurrokhin.dilanjutkan sambutan selamat datang dari tuan rumah dan disambung oleh ketua rombongan baksos yang diwakili Bpk.H.Moh. Nurhadi.dan selanjutnya dilakukan rapat koordinasi yang dipandu oleh Bpk. Agung Eko Purnomo selaku ketua GP ANSOR ranting Ngunut.

Matahari hampir menampakkan diri di ujung timur,seluruh hewan Qurban sudah mulai dipersiapkan untuk disembelih.Tahun ini hewan qurban yang berhasil dihimpun dan akan disalurkan dagingnya di desa Talun adalah 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing.Setelah dibacakan do'a dan dikumandangkan takbir dan di doai oleh Bpk.Miswanto satu persatu

Hewan qurban mulai disembelih.Dari seluruh hewan yang disembelih dapat terbagi menjadi 1256 bagian yang disalurkan langsung oleh panitia setempat yang sudah
berkoordinasi dengan seluruh jajaran tokoh masyarakat setempat.Dengan ditandai penyerahan secara simbolis kepada wakil masyarakat yang diberikan oleh Bpk.H.Daroini yang mewakili pengurban.
Dengan harapan semoga menjadi Berkah dan bisa berguna untuk semuanya,maka kegiatan yang dilaksanakan pengurus GP ANSOR RANTING NGUNUT ini akan tetap dipertahankan.

DAFTAR PENGURBAN :
Sapi 1.Dari keluarga H.DAROINI RISWAN
     2.Dari keluarga besar H.DAROINI RISWAN SOLO
     3.1.H.Askarudin
       2.Sri Paniti
       3.sdri.Lina
       4.Riano Hendika Putra
       5.NInik .S.
       6.Ahmad Erani Yustika sekalian










Thursday, September 17, 2015

Pepaya California, Buah Yang Menjajikan







Gambar di atas merupakan hamparan kebun pepaya California. Varietas pepaya baru yang kini digandrungi para petani karena menjanjikan keuntungan. Pepaya California memiliki keunggulan tersendiri. Buahnya lebih manis, tahan lama, dan bisa dipanen lebih cepat dibandingkan pepaya varietas lain.
Salah satu warga yang menanam pepaya California adalah Bapak Fudholi Basyori, di Desa Ngunut, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo.
Kata beliau, Pepaya California tumbuh subur bila ditanam di lahan dengan ketinggian antara 300 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Pohon pepaya ditanam dengan jarak dua setengah kali dua meter.
Yang penting diperhatikan dalam menanam pepaya California adalah pemupukan. Pemupukan harus diberikan sebelum masa tanam tiba. Pupuk yang digunakan adalah pupuk organik berupa kotoran hewan yang sudah terurai. Dengan pupuk yang banyak maka pohon pepaya akan tumbuh dengan subur dan buahnya besar.
Pohon pepaya California sudah bisa dipanen setelah berumur 7 hingga 9 bulan. Pohonnya dapat berbuah hingga umur empat tahun. Pemanenan dapat dilakukan setiap 4-6 hari sekali sehingga dalam sebulan dapat dipanen sampai 5 kali. Sekali panen, setiap pohon pepaya California dapat menghasilkan 3 hingga 6 buah.
Bapak Fudholi  menanam sekitar 100 pohon papaya California yang beliau tanam dengan memanfaatkan lahan kosong di samping rumah dan pekarangan rumah. Bapak Fudholi panen setiap 7 hari sekali. Pepaya California banyak diminati karena ukurannya tidak terlalu besar, kulitnya lebih halus dan mengkilat.


Tuesday, September 1, 2015

AGUSTUS-AN BERSAMA PKK DESA NGUNUT

Bulan Agustus, Bulan Kemerdekaan Negeri ini. Ya, seperti sudah menjadi tradisi, para warga di Indonesia menyambut kemerdekaan dengan berbagai macam lomba. Kali ini PKK Desa Ngunut di bantu oleh Perangkat Desa mengadakan lomba. Pada hari minggu pagi 23 Agustus 2015 bertempat di Balai Desa Ngunut. Lomba ini sangat menarik antusias warga desa Ngunut. Ada lomba Gendong Rinjing dan Kempit Balon. Dengan peserta ibu-ibu, lomba ini sangat menghibur. Meski lomba di laksanakan di tempat yang panas, tapi tidak mengurangi semangat para peserta untuk berlomba dan bertanding. Di penghujung acara, penyerahan hadiah diberikan oleh Ibu Hani Sumarsono selaku ketua PKK Desa Ngunut.







Post : Puguh R.

Thursday, August 27, 2015

KERJA BAKTI PEMBANGUNAN TALUT

Kamis 27 Agustus 2015, Kerja bakti warga dan Perangkat desa Ngunut di dusun jogoragan dibantu dengan personil anggota TNI dari koramil 0802/03 BABADAN Dalam rangka pembangunan talut di dusun jogoragan Desa Ngunut dengan panjang kurang lebih 500 meter, Kami sangat berterima kasih kepada khusunya Bapak Kepala desa Ngunut beserta Perangkatnya yang telah menempatkan pembangunan talut di dusun jogoragan, Memang benar adanya jika pembangunan tersebut diarahkan kesini karena dimusim penghujan air nya meluwak ke rumah - rumah warga dikarenakan saluran air nya tidak lagi berfungsi / mati tertimbun tanah.
Kami juga sangat berterima kasih kepada Bapak - bapak anggota TNI yang sudah berpartisipasi ikut membantu warga bergotong royong menggali tanah untuk pembangunan talut ini.
Anggota TNI dan warga

Anggota TNI dan warga
Lurah Desa Ngunut Bersama Perangkat






Post : Totok Priandoko

Monday, August 24, 2015

PAGUYUBAN SINOMAN JOGORAGAN

Paguyuban Sinoman jogoragan adalah kelompok kecil para pemuda pemudi jogoragan, Awal dibentuknya paguyuban ini datang dari sebuah ide manakala ada seorang warga jogoragan yang mempunyai hajatan dan membutuhkan tenaga sinoman atau sebut saja pladen,dari situ kami berinisiatif untuk membentuk sebuah kelompok khusus pemuda pemudi untuk mengantisipasi dibutuhkanya tenaga sinoman sewaktu waktu.
Selain untuk mempererat silaturohmi antar pemuda didalam paguyupan ini juga diberikan agenda dan kegiatan - kegiatan rutin salah satunya adalah arisan dan tahlil setiap tanggal pertemuanya, Kami sangat berharap dengan adanya kegiatan ini akan membawa unsur positif terhadap masyarakat khususnya masyarakat jogoragan.

     Berikut daftar Pengurus Paguyuban Sinoman di jogoragan RT 03 dan RT 04

Ketua 1                :  Teguh Wiyono
Ketua  2               :  Totok Priandoko
Bendahara          :  Sarno
Sekretaris 1        :  Fendi Widiantoro
Sekretaris 2        :  Aris Tridoyo
Humas                :  Zainudin
Pelindung           : Agung Eko Purnomo



Post : Totok Priandoko

Saturday, August 15, 2015

YANG TERABAIKAN



70 tahun sudah negeri kita merdeka. Sebagai ucapan syukur untuk memperingati kemerdekaan ini, berbagai cara pula masyarakat menyambut hari kemerdekaan negara kita. Mulai dari macam-macam lomba, perayaan dan lain-lain. Di kanan kiri jalan warna-warni umbul-umbul di pasang dan kerlap kerlip lampu hias disertakan pula. Sehingga semakin semarak dan meriah. Begitu antusias warga menyambut HUT RI yang ke-70 ini.
Namun, dibalik meriahnya umbul-umbul dan kerlap-kerlip lampu hias, lingkungan yang bersih tertata rapi, ada yang terlupakan oleh mereka. Bendera Pusaka MERAH PUTIH yang terlupakan.Ada sebagian masyarakat yang enggan mengibarkan-Nya. Entah dia lupa atau tidak punya atau masa bodoh. Yang menyedihkan ada sebagian warga mengibarkan bendera yang warnanya sudah pudar. Ada pula yang mengibarkan bendera dengan asal-asalan. Di ikatkan pada tiang sepucuk bambu yang bengkok.
Bendera lambang kebesaran negeri ini. MERAH PUTIH yang penuh arti.
Dahulu bendera MERAH PUTIH ini pertama kali di gunakan para pelajar dan kaum nasionalis pada awal abad ke-20 di bawah kekuasaan Belanda setelah perang dunia ke-2 berakhir, kemudian Indonesia merdeka dan mulai menggunakan bendera MERAH PUTIH sebagai bendera nasional. Sang MERAH PUTIH dijahit oleh Ibu Fatmawati istri Presiden Soekarno pada tahun 1944.
Kita hanyalah pewaris sang saka MERAH PUTIH ini, Pusaka yang seharusnya kita rawat dan kita hormati. Apabila di setiap kepala keluarga ( rumah ) mempunyai bendera merah putih dan di kibarkan pada HUT RI mungkin lebih meriah lagi.
Seharusnya pihak-pihak terkait mulai dari RT, RW, Desa, Kecamatan menghimbau pada warganya diwajibkan memiliki bendera MERAH PUTIH, mungkin sang MERAH PUTIH tidak terabaikan. Dan selalu di hormati sampai sepanjang zaman.
MERDEKA.....!!!! 
DIRGAHAYU NEGERIKU TERCINTA.

Penulis : Maulana

Monday, August 3, 2015

MESIN PEMANEN PADI DI DESA NGUNUT

Awal nya GAPOKTAN desa Ngunut mengajukan proposal kepada pemerintah untuk meminta sebuah bantuan berupa alat pertanian. Dan al hasil pemerintah memberikan bantuan tersebut dengan berupa 1 unit mesin pemanen padi.
Mesin tersebut di operasikan di dusun jogoragan yang lahan pertanianya luas dan di kelola oleh kelompok tani barokah dua. Mesin pemanen padi mini yang dijalankan oleh minim 4 orang tersebut dalam satu hari minimal bisa memanen padi dengan luas lahan setengah hektar.

Dengan adanya mesin tersebut sangat amat membantu para petani yang ingin memanen padi mereka di musim panen kali ini dengan imbalan upah 400 ribu rupiah perkotak. petani berharap ada bantuan lagi seperti mesin penanam padi dan mesin2 lainya agar kedepanya mempermudah pola kerja para petani  agar hasil panen lebih maksimal.


Reporter : Miswanto